|
Neoliberalisme Masih Berlanjut |
‘Pemerintah Baru, Lanjutkan Neoliberalisme?’, demikian tema yang diusung dalam seminar nasional oleh Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (WP2SOSPOL) Sabtu (14/11) lalu, di ruang labor valuasi penjas Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP. Tema ini sengaja diangkat menurut Sekretaris Jenderal WP2SOSPOL, Junaidi Rahman, melihat situasi perpolitikan tanah air setelah pemilu.
Sebagai pemateri hadir Ichsanuddin Noorsy, pengamat kebijakan publik internasional, Farid Wajdi S.IP, seorang pengamat politik internasional, dan Erwin Permana dari Badan Eksekutif Koordinator Nasional, Universitas Indonesia. Ichsanuddin menerangkan, sistem ekonomi liberal sudah pernah dipakai pada perekonomian bangsa, dan telah jatuh berkali-kali. Artinya sistem ini kurang cocok dengan masyarakat Indonesia, namun pemerintah tetap bersikukuh memakainya kembali dengan nama baru, neoliberalisme. Sedangkan Erwin, optimis mahasiswa akan mampu memantau jalannya pemerintahan dan pelopor perubahan politik ekonomi bangsa ini. Seharusnya, menurut Erwin, mahasiswa memiliki ciri dan pandangan tersendiri mengenai neoliberalisme, tidak memakan mentah-mentah apa yang disuguhkan pemerintah. ”Seharusnya mahasiswa lebih peka lagi dengan kebijkan dan keadaan yang berkembang saat ini,” ungkap Erwin. Ilmi |