|
Sekarang, ada teknologi baru lagi pada sistem komputerisasi yaitu microsoft surface. Ini adalah sebuah produk komputer yang memiliki fitur multi-sentuh dan dikembangkan oleh perusahaan Microsoft. Fitur multi-sentuh merupakan perpaduan dari teknologi perangkat lunak dan perangkat keras komputer yang memungkinkan seorang pengguna atau banyak pengguna untuk mengoperasikan komputer dengan menggunakan sentuhan tangan atau obyek lain di atas permukaannya.
Pada dasarnya, microsoft surface adalah sebuah komputer bersistem operasi Windows Vista yang telah dimodifikasi dan dibenamkan ke dalam meja. Meja kemudian ditutupi oleh permukaan reflektif berukuran 30 inchi dalam sebuah bingkai akrilik. Sebuah proyektor di bawah permukaannya memproyeksikan gambar ke atas permukaan. "Penglihatan" yang dimiliki microsoft surface tercipta dari gelombang cahaya infra merah berukuran 850 nanometer yang diproyeksikan ke permukaan komputer. Ketika sebuah benda menyentuh permukaan meja, cahayanya dipantulkan ke kamera-kamera infra merah dengan resolusi 1280 x 960 pixel. Hal ini menyebabkan komputer bisa 'merasakan' keberadaan benda, kemudian berinteraksi dengannya. Ide Microsoft sendiri untuk membuat sebuah produk yang memiliki fitur multi-sentuh, muncul sejak tahun 2001. Konsep awalnya muncul dari Steven Batiche, staf hardware Microsoft, dan Andy Wilson, staf riset Microsoft. Pada bulan Oktober 2001, sebuah tim dibentuk dengan Batiche dan Wilson sebagai pemimpinnya. Tim ini bertugas untuk membawa ide produk berfitur multi-sentuh menuju ke tahapan pengembangan.
Pada tahun 2003, tim tersebut mempresentasikan idenya kepada pemimpin Microsoft, Bill Gates. Kemudian, sebuah prototipe yang diberi nama T1 berhasil diproduksi dalam waktu satu bulan. Tim yang sama juga mengembangkan beberapa perangkat lunak untuk prototipe baru tersebut, termasuk permainan pinball, aplikasi pelihat foto, serta puzzle video. Tahun-tahun berikutnya, Microsoft membuat hingga 85 buah prototipe awal microsoft surface. Sedangkan rancangan akhir untuk perangkat kerasnya sendiri berhasil diselesaikan pada tahun 2005.
Microsoft Surface pertama kali diumumkan kepada publik oleh CEO Microsoft Steve Ballmer pada tanggal 30 Mei 2007 pada konferensi “D: All Things Digital” yang diselenggarakan oleh The Wall Street Journal di Carlsbad, California. Pada tanggal 1 April 2008, Microsoft dan AT&T mengumukan bahwa AT&T akan menjadi toko ritel pertama yang memasarkan microsoft surface, dimulai pada tanggal 17 April 2008. Microsoft menyebutkan, bahwa ada empat komponen penting dalam antar muka microsoft surface, yaitu interaksi langsung, kontak multi-sentuh, multi-pengguna serta pengenalan obyek. Teknologi microsoft surface juga memungkinkan benda-benda yang non-digital, untuk bisa digunakan sebagai alat input. Contohnya kuas cat biasa yang bisa digunakan untuk menciptakan lukisan digital di dalam komputer. Hal ini dimungkinkan karena alat input utama dari microsoft surface adalah lima buah kamera yang merekam pergerakan benda-benda. Ini berbeda dengan teknologi layar sentuh (touchscreen) yang hanya dapat mengidentifikasi input dari besaran tekanan, arus listrik atau suhu dari alat input yang digunakan. Yosi Elfiandra (dari berbagai sumber)
|